Sabtu, 03 Januari 2009

how do you feel ?

jhh - kamu .. kamu ..
sbnrny km tu gmn c ?
sring nyamperin dluan trs tiba* ilang . km suru ak nyari km .
tpy km ilang lgy .
nd ak gg mau nyari km lgy .
skali* ak pgn nnggu ajj .
cumak nnggu mpe km kmbali lgy k ak .

Jumat, 28 November 2008

perkembangan teknologi informasi dan komunikasi


Evolusi

Sejak dahulu kala, proses pengolahan data telah dilakukan oleh manusia. Manusia juga menemukan alat-alat mekanik dan elektronik untuk membantu manusia dalam penghitungan dan pengolahan data supaya bisa mendapatkan hasil lebih cepat. Komputer yang kita temui saat ini adalah suatu evolusi panjang dari penemuan-penemuan manusia sejah dahulu kala berupa alat mekanik maupun elektronik.

Saat ini komputer dan piranti pendukungnya telah masuk dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan. Komputer yang ada sekarang memiliki kemampuan yang lebih dari sekedar perhitungan matematik biasa. Diantaranya adalah sistem komputer di kassa supermarket yang mampu membaca kode barang belanjaan, sentral telepon yang menangani jutaan panggilan dan komunikasi, jaringan komputer dan internet yang mennghubungkan berbagai tempat di dunia.

Bagaimanapun juga alat pengolah data dari sejak jaman purba sampai saat ini bisa kita golongkan ke dalam 4 golongan besar.

1. Peralatan manual: yaitu peralatan pengolahan data yang sangat sederhana, dan faktor terpenting dalam pemakaian alat adalah menggunakan tenaga tangan manusia
2. Peralatan Mekanik: yaitu peralatan yang sudah berbentuk mekanik yang digerakkan dengan tangan secara manual
3. Peralatan Mekanik Elektronik: Peralatan mekanik yang digerakkan oleh secara otomatis oleh motor elektronik
4. Peralatan Elektronik: Peralatan yang bekerjanya secara elektronik penuh.

Generasi Komputer

Awal generasi komputer dimulai semenjak komputer yang diciptakan oleh manusia mulai menggunakan konsep stored program pada tahun 1946.

Meskipun sebelumnya sudah bermunculan berbagai jenis komputer, seperti komputer analog pada tahun 1931 oleh Dr. Vannevar Bush di Massachussetts Institute of Technology). Lalu komputer digital elektronik pertama oleh John V Atanasoff yang diselesaikannya pada tahun 1942, komputer-komputer tersebut merupakan pendorong lahirnya komputer generasi pertama.

Generasi Mainframe

Tahun 1946 merupakan awal generasi pertama dari komputer, dimulai dengan dibuatnya ENIAC (electronic Numerical Integrator And Calculator). Komputer pada zaman ini memiliki ribuan tabung hampa untuk satu komputernya, ukuran fisik yang cukup besar, dan membutuhkan tempat yang cukup luas. Umumnya komputer ini digunakan untuk menghitung ketepatan tembakan. Mau tahu cara memprogram komputer ini? Yaitu dengan menghubungkan dan memotong kabel dan serta menggunakan kontak-kontak.

Komputer pada generasi ini masih lambat prosesnya, dan memakan listrik yang cukup tinggi, serta daya simpan masih sedikit. ENIAC sendiri pada waktu itu membutuhkan tempat lebih dari 500 m2, dan menggunakan tabung hampa. ENIAC bukan satu-satunya komputer pada generasi ini. Disamping ENIAC masih ada komputer lain yang muncul, diantaranya yaitu:


*EDSAC (Electronic Delayed Storage Automatic Computer), yang merupakan komputer dengan stored program yang pertama. Komputer ini dibuat oleh ahli matematika John von Neumann dan teamnya. Komputer ini dibuat semenjak pertengahan tahun 1940 dan dioperasikan pada tahun 1949 di Cambridge University, Inggris.
*ACE (Automatic Calculating Engine) yang dibuat oleh Alan M Turing semenjak tahun 1945, komputer ini telah menerapkan penggunaan kartu plong sebagai media untuk input dan output-nya .
*SEC (Simple Electric Computer) merupakan komputer yang menggunakan drum magnetik sebagai penyimpan memorinya. Komputer ini dibuat pada tahun 1950 di Electric Computer Laboratory of Birkbeck College, University of London.
*LEO (Lyon Electronic Office), tahun 1951, merupakan komputer komersial pertama di Inggris.
*EDVAC (Electronic Discrete Variable Automatic Computer), tahun 1952, merupakan komputer stored program pertama yang dibuat oleh Amerika.
Generasi Minicomputer

Komputer pada generasi ini merupakan penyempurnaan dari komputer generasi sebelumnya. Bahasa yang digunakan tidak lagi murni bahasa mesin, namun sudah menggunakan bahasa tingkat tinggi, lebih memudahkan dalam pembuatan programnya. Komponen yang digunakan sudah mulai menggunakan transistor sehingga mampu membuat ukuran komputer tersebut jauh lebih kecil dibandingan dengan komputer pada generasi pertama. Generasi ini merupakan generasi munculnya minicomputer , dan harganya pun jauh lebih murah apabila dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Komputer yang masuk pada generasi ini adalah:


*PDP-1, yang diproduksi oleh DEC (Digital Equipment Corporation) yang dikenalkan pada tahun 1959,
*PDP-5, merupakan komputer mini pertama,
*UNIVAC III,
*IBM 7070
Generasi Microcomputer

Generasi ini ditanda dengan digunakannya IC (Integrated Circuit) yang mampu menampung beberapa komponen elektronik sekaligus dalam ukuran yang sangat kecil, tentunya dengan hal ini membuat ukuran komputer juga langsung jauh lebih kecil dari komputer generasi sebelumnya, begitu juga dengan penggunaan listrik yang turun drastis. IC sendiri dibuat pertama kali oleh Jack Kilby pada tahun 1958. Komputer yang muncul pada generasi ini diantaranya adalah IBM S/360 yang merupakan komputer generasi ketiga yang pertama. Selain itu juga UNIVAC 1108, NCR seri Century, dlsb.

Inovasi yang penting pada generasi ini adalah software compatibility , antar beberapa mesin.

Generasi Internet dan Web

Generasi ini dimulai semenjak tahun 1970, pengunaan Large Scale Integration (LSI) . Pada masa ini bermunculanlah komputer makro (macro computer). Intel mengeluarkan prosesor pertama di dunia yang dikenal dengan Intel 4004 pada tahun 1971. Pada tahun 1977, Apple mengeluarkan personal computernya yang pertama. Generasi ini telah memungkinkan sebuah komputer tanpa software di dalamnya, dan software tersebut harus diprogram dengan menggunakan bahasa assembly.

Perkembangan yang terjadi tidak hanya pada mesin komputer itu sendiri, namun juga beranjak kepada jaringan antar komputer. Local Area Network mulai diimplementasikan pada banyak tempat, dan Departemen pertahanan Amerika pun mulai menggunakan Internet Protocol .

Generasi Pervasive Computing

Generasi ini merupakan generasi yang mulai meninggalkan penggunaan komputer desktop. Berbagai teknologi ditemukan untuk mengimplementasikan komputer yang menyatu dengan teknologi lainnya, dalam ukuran yang sangat kecil, dan kemampuan yang cukup pintar. Dimana pada generasi ini, seseorang tidak lagi menggunakan komputer sambil duduk dikursi dan menghadap ke komputer di atas mejanya, karena komputer telah bergabung dengan berbagai perangkat seperti palmtop , handphone , dll. Teknologi ini pun telah mampu menghubungkan satu perangkat dengan perangkat lainnya dengan menggunakan jalur internet.

Generasi Changing Economics of Computing

Pada generasi ini terjadi perubahan ekonomi dari bidang komputasi. Kalau dahulu harga komptuter begitu tingginya, karena ukuran, kemampuan dlsb, pada saat ini harga prosesor, memori dan perangkat lainnya sangat murah. Ditambah dengan diimplementasikannya bioteknologi atau bioinformatik. Dimana pada masa sebelumnya suatu teknologi dianggap belum memungkinkan, pada masa ini sesuatu yang belum mungkin bisa menjadi mungkin. Termasuk keinginan para informatikawan untuk membuat komputer yang lebih bersifat manusia yang mampu mengembangkan dirinya sendiri sesuai dengan kemampuan teknologi pada saat itu.

PENELITIAN DIBIDANG TEKNOLOGI DAN INFORMASI


Penelitian Teknologi Informasi (TI) cukup berbeda dengan penelitian di bidang sosial kemasyarakatan. Umumnya penelitian TI tidak mempunyai metodelogi yang jelas, tidak ada pembuatan kuesioner, tidak ada pengolahan data dan hanya sedikit yang mencakup analisa hasil. Penelitian di bidang TI, sepanjang yang pernah saya amati, bisa mencakup beberapa jenis penelitian termasuk:Penelitian Murni TI: Penelitian jenis ini merupakan penelitian yang berusahamemecahkan permasalahan-permasalahan yang muncul terkait bidang TI dengan mencari solusi-solusi yang bersifat fundamental. Umumnya penelitian ini banyak berkecimpung mempelajari teori-teori yang ada untuk dapat mengembangkan teori-teori fundamental terkait lainnya. Beberapa penelitian yang bisa termasuk di dalam cakupan ini antara lain pengembangan:Metodologi pengembangan sistem informasiMetodologi pembuatan data warehouseMetode-metode data mining/soft-computingKonsep jaringanMetode searchingTeori OptimasiMetode Pemilihan VariabelSistem keamanan jaringanMetode enkripsi dekripsiBahasa pemrogramanMetode penyimpan dataMetode pengolahan citraMetode pengenalan polaAmong othersPenelitian Terapan TI: Penelitian terapan di bidang TI lebih mengacu pada penelitian yang memanfaatkan teori atau metode, yang telah dikembangkan orang lain dalam cakupan penelitian murni TI, di dalam pengembangan penelitian lanjutan. Beberapa penelitian yang bisa dimasukkan di dalam cakupan penelitian ini antara lain pengembangan:Sistem kontrol berbasis soft-computingHardware yang menerapkan metode penyimpanan data baruMetode analisa kedokteran berbasis soft-computingPenelitian yang membandingkan antara teori/metodeSistem operasi yang berbasis open sourceSistem database dengan sistem indexing data baruMetode peningkatan efektifitas jaringan berbasis data miningSistem pencarian dengan metode searching baruWord processing dengan metode spell checker baruSistem database dengan metode penyimpan data baruAplikasi pengolahan citra dengan metode pengolahan baruAplikasi pemodelan data yang mengakomodasi metode baruProgram-program (DLL atau JSP) untuk metode tertentuBioinformatics dan BiomedikPenerapan Metode TI di Bidang Lain (Ekonomi, Sosial dll)Among othersPenelitian Pengembangan Sistem: Sistem yang dimaksud di sini merefer pada sistem yang dapat dipergunakan langsung oleh pengguna seperti sistem informasi dan sistem jaringan. Penelitian jenis ini umumnya berusaha menerapkan berbagai teori atau metode yang telah dikembangkan baik dalam cakupan penelitian murni maupun penelitian terapan seperti sistem database, bahasa pemrograman, konsep jaringan dan lain-lain. Penelitian yang tercakup umumnya mencakup pengembangan sistem untuk tujuan perorangan/komunitas tertentu seperti pengembangan:Sistem informasi keuanganSistem pakarSistem pendukung keputusanSistem data warehouseSistem digital librarySistem mobile dictionarySistem jaringan berbasis open sourceAmong othersDibandingkan dengan penelitian murni dan terapan bidang TI, penelitian jenis ini sekarang ini kelihatannya masih lebih banyak diminati oleh mahasiswa TI Indonesia dalam proses penyelesaian kegiatan belajar mereka. Penelitian jenis ini juga sudah jelas tata cara pelaksanaannya, karena metodologi pengembangan sistem umumnya sudah pernah diusulkan dalam tahapan penelitian murni.Penelitian Terkait Penggunaan dan Manajemen TI: Belakangan ini, dengan berkembangnya penerapan TI di masyarakat, keilmuan tentang efektivitas penggunaan dan keilmuan di bidang manajemen TI juga semakin berkembang. Penelitian terkait dengan keilmuan-keilmuan tersebut juga banyak dilakukan. Walaupun masih dalam ruang lingkup TI, penelitian jenis ini mungkin lebih banyak dikaitkan dengan penelitian bidang sosial kemasyarakatan, karena yang menjadi objek penelitian biasanya adalah user/pengguna TI, administrator TI atau provider TI. Sehingga kemungkinan untuk menerapkan metodologi penelitian seperti halnya penelitian di bidang sosial kemasyarakatan sangat besar.Mungkin ada yang masih memperdebatkan apakah kegiatan pengembangan sistem termasuk sebagai suatu kegiatan penelitian atau tidak. Kalau dilihat dari definisi dari kata penelitian (research) itu sendiri yaitu:Research is a human activity based on intellectual investigation and is aimed at discovering, interpreting, and revising human knowledge on different aspects of the world. Research can use the scientific method, but need not do so.(sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Research)kegiatan penelitian pada hakekatnya mempunyai tujuan untuk menemukan, menginterpretasikan ataupun merevisi pengetahuan yang ada di masyarakat. Sehingga, penelitian yang melibatkan kegiatan pengembangan sistem, karena tidak mencakup unsur menemukan, menginterpretasikan ataupun merevisi pengetahuan masyarakat, memang masih bisa menjadi bahan perdebatan apakah kegiatan tersebut bisa dimasukkan ke dalam kegiatan penelitian bidang TI atau tidak.Mengikuti perkembangan pendidikan tinggi TI Indonesia dan merefer bahwa, pengembangan sistem masih banyak diminati oleh mahasiswa TI di Indonesia sebagai bahan skripsi, saya sendiri secara pribadi berpendapat bahwa pengembangan sistem yang dilakukan dalam tatanan perkuliahan masih termasuk dalam pengerjaan projek (assignment) dari suatu perkuliahan, yang mungkin hanya bisa dijadikan tugas akhir (projek akhir) dari mahasiswa dengan level di bawah S1 (D1, D2, dan D3).Cara yang harus dijalani untuk mengatasinya sudah tentu dengan mempelajari matematika atau statistik tersebut sesuai dengan keperluan kita. Tetapi, tentu ini adalah kegiatan yang sangat-sangat tidak diminati, kalau memang ‘matematika’ atau ’statistik’ itu adalah hal yang tidak kita sukai. Mungkin di sini saya bisa sedikit berbagi pengetahuan tentang alternatif yang bisa digunakan untuk mengatasinya:Bagi yang suka menggunakan komputer, paket program Microsoft Excel sudah menyediakan banyak fasilitas untuk melakukan penghitungan matematika dan statistik.Bagi yang suka komputer lagi, ikut mailing list terkait juga merupakan cara yang bagus dan ‘gratis’ untuk berkonsultasi.Bagi yang tidak menggunakan komputer, beberapa tempat yang mungkin bisa dikunjungi untuk berkonsultasi tentang statistik antara lain: Badan Pusat Statistik (Statistics Indonesia) yang mempunyai banyak statistician atau perguruan tinggi yang mempunyai jurusan matematika atau statistik. Orangnya baek-baek kok.Yang paling gampang mungkin, cari teman yang bisa matematika atau statistik, itu akan sangat membantu.Masih terlalu berat? Sudah tidak ada jalan lagi kali ya.Balik ke istilah ‘penelitian’, kegiatan seperti ini akan sangat membantu apabila kita memang sedang menghadapi permasalahan. Dengan menerapkannya dalam setiap langkah kita, hidup kita akan menjadi lebih beralasan dan Indonesia senantiasa akan menjadi negara yang berhasil dan pintar.

Jumat, 21 November 2008

Sekolah.ku kea afa ??

SMP Negeri 1 Denpasar merupakan salah satu sekolah bertaraf internasional (SBI) . Sekolah yang terletak di Jalan Surapati No.2 ini adalah sekolah terbaik yang ada di Bali .
Saya telah bersekolah di SMP Negeri 1 Denpasar kurang lebih selama satu setengah tahun . Sejauh ini , Spensa (SMPN 1 Dps) sudah mengalami perkembangan yang cukup bagus . Dimulai dari renovasi aula sekolah , pembangunan perpustakaan dan UKS , renovasi ruang guru , serta renovasi kantin . Ruang kelasnya pun kini sudah dilengkapi fasilitas-fasilitas yang memadai seperti LCD, AC, dan kamera CCTV .
Kedisiplinan dan keamanan di Spensa cukup terjaga . Sekolahnya pun dipenuhi dengan tanaman-tanaman penyejuk . Kinerja guru-guru disini cukup memuaskan . Terbukti tidak sedikit guru yang pernah menjadi guru teladan . Tak hanya itu . Murid-muridnya pun berprestasi . Banyak siswa siswi yang menjuarai berbagai perlombaan dan olimpiade baik di bidang akademis maupun non akademis . Wajar saja, karena untuk dapat menjadi murid di sekolah ini pun kita harus melewati persaingan yang ketat . Tak heran jika SMPN 1 Denpasar menjadi sekolah favorit .
Namun, keunggulan-keunggulan tersebut juga tak luput dari ketidaksempurnaan . Misalnya saja, toilet sekolah . Toilet merupakan salah satu sarana terpenting . Sayangnya, toilet sekolah kita kebersihannya kurang terjaga . Tak jarang toilet sekolah menebarkan bau yang menyengat sehingga kita pun tak bisa nyaman menggunakan toilet di sekolah . Selain itu, halaman di spensa pun kurang luas . Murid-murid jadi tidak dapat bermain dengan leluasa karena halamannya sedikit demi sedikit mulai ditutupi dengan bangunan . Dan satu lagi contoh yang sangat penting yaitu kebersihan . Walaupun sudah mendapat larangan keras, siswa-siswi disini masih saja ada yang membuang sampah sembarangan serta mengotori tembok dan fasilitas sekolah . Tentu saja hal ini membuat lingkungan Spensa tak enak dipandang .
Saya harap, pihak sekolah mampu menindaklanjuti hal tersebut dengan baik . Karena, bagaimanapun sekolah merupakan rumah kedua kita . Sebisa mungkin kita harus menjaga sekolah kita tercinta ini agar seluruh warganya merasa nyaman berada di SMPN 1 Denpasar . BERSAMA KITA BISA !! 

Rabu, 19 November 2008

KOMPUTER

Computer

A computer is a machine that manipulates data according to a list of instructions.
The first devices that resemble modern computers date to the mid-20th century (1940–1945), although the computer concept and various machines similar to computers existed earlier. Early electronic computers were the size of a large room, consuming as much power as several hundred modern personal computers(PC). Modern computers are based on tiny integrated circuits and are millions to billions of times more capable while occupying a fraction of the space. Today, simple computers may be made small enough to fit into a wristwatch and be powered from a watch battery. Personal computers, in various forms, are icons of the Information Age and are what most people think of as "a computer"; however, the most common form of computer in use today is the embedded computer. Embedded computers are small, simple devices that are used to control other devices — for example, they may be found in machines ranging from fighter aircraft to industrial robots, digital cameras, and children's toys.
The ability to store and execute lists of instructions called programs makes computers extremely versatile and distinguishes them from calculators. The Church–Turing thesis is a mathematical statement of this versatility: any computer with a certain minimum capability is, in principle, capable of performing the same tasks that any other computer can perform. Therefore, computers with capability and complexity ranging from that of a personal digital assistant to a supercomputer are all able to perform the same computational tasks given enough time and storage capacity.


History of computing

The Jacquard loom was one of the first programmable devices.
It is difficult to identify any one device as the earliest computer, partly because the term "computer" has been subject to varying interpretations over time. Originally, the term "computer" referred to a person who performed numerical calculations (a human computer), often with the aid of a mechanical calculating device.
The history of the modern computer begins with two separate technologies - that of automated calculation and that of programmability.
Examples of early mechanical calculating devices included the abacus, the slide rule and arguably the astrolabe and the Antikythera mechanism (which dates from about 150-100 BC). Hero of Alexandria (c. 10–70 AD) built a mechanical theater which performed a play lasting 10 minutes and was operated by a complex system of ropes and drums that might be considered to be a means of deciding which parts of the mechanism performed which actions and when. This is the essence of programmability.
The "castle clock", an astronomical clock invented by Al-Jazari in 1206, is considered to be the earliest programmable analog computer. It displayed the zodiac, the solar and lunar orbits, a crescent moon-shaped pointer travelling across a gateway causing automatic doors to open every hour and five robotic musicians who play music when struck by levers operated by a camshaft attached to a water wheel. The length of day and night could be re-programmed every day in order to account for the changing lengths of day and night throughout the year.
The end of the Middle Ages saw a re-invigoration of European mathematics and engineering, and Wilhelm Schickard's 1623 device was the first of a number of mechanical calculators constructed by European engineers. However, none of those devices fit the modern definition of a computer because they could not be programmed.
In 1801, Joseph Marie Jacquard made an improvement to the textile loom that used a series of punched paper cards as a template to allow his loom to weave intricate patterns automatically. The resulting Jacquard loom was an important step in the development of computers because the use of punched cards to define woven patterns can be viewed as an early, albeit limited, form of programmability.
It was the fusion of automatic calculation with programmability that produced the first recognizable computers. In 1837, Charles Babbage was the first to conceptualize and design a fully programmable mechanical computer that he called "The Analytical Engine". Due to limited finances, and an inability to resist tinkering with the design, Babbage never actually built his Analytical Engine.
Large-scale automated data processing of punched cards was performed for the U.S. Census in 1890 by tabulating machines designed by Herman Hollerith and manufactured by the Computing Tabulating Recording Corporation, which later became IBM. By the end of the 19th century a number of technologies that would later prove useful in the realization of practical computers had begun to appear: the punched card, Boolean algebra, the vacuum tube (thermionic valve) and the teleprinter.
During the first half of the 20th century, many scientific computing needs were met by increasingly sophisticated analog computers, which used a direct mechanical or electrical model of the problem as a basis for computation. However, these were not programmable and generally lacked the versatility and accuracy of modern digital computers.

How computers work

A general purpose computer has four main sections: the arithmetic and logic unit (ALU), the control unit, the memory, and the input and output devices (collectively termed I/O). These parts are interconnected by busses, often made of groups of wires.
The control unit, ALU, registers, and basic I/O (and often other hardware closely linked with these) are collectively known as a central processing unit (CPU). Early CPUs were composed of many separate components but since the mid-1970s CPUs have typically been constructed on a single integrated circuit called a microprocessor.
Control unit
The control unit (often called a control system or central controller) directs the various components of a computer. It reads and interprets (decodes) instructions in the program one by one. The control system decodes each instruction and turns it into a series of control signals that operate the other parts of the computer. Control systems in advanced computers may change the order of some instructions so as to improve performance.
A key component common to all CPUs is the program counter, a special memory cell (a register) that keeps track of which location in memory the next instruction is to be read from.
The control system's function is as follows—note that this is a simplified description, and some of these steps may be performed concurrently or in a different order depending on the type of CPU:
1. Read the code for the next instruction from the cell indicated by the program counter.
2. Decode the numerical code for the instruction into a set of commands or signals for each of the other systems.
3. Increment the program counter so it points to the next instruction.
4. Read whatever data the instruction requires from cells in memory (or perhaps from an input device). The location of this required data is typically stored within the instruction code.
5. Provide the necessary data to an ALU or register.
6. If the instruction requires an ALU or specialized hardware to complete, instruct the hardware to perform the requested operation.
7. Write the result from the ALU back to a memory location or to a register or perhaps an output device.
8. Jump back to step (1).
Since the program counter is (conceptually) just another set of memory cells, it can be changed by calculations done in the ALU. Adding 100 to the program counter would cause the next instruction to be read from a place 100 locations further down the program. Instructions that modify the program counter are often known as "jumps" and allow for loops (instructions that are repeated by the computer) and often conditional instruction execution (both examples of control flow).
It is noticeable that the sequence of operations that the control unit goes through to process an instruction is in itself like a short computer program - and indeed, in some more complex CPU designs, there is another yet smaller computer called a microsequencer that runs a microcode program that causes all of these events to happen.

Sabtu, 15 November 2008

ohh . is it real ?? or just another dream ?

ehh .
tau kh xan ?
bhwa pd tgl. 13 November 2008 , mrupakn hri brsjarah bagiku ??
knfa ??
krn si COCA mmanggil ku !
aarghh~ snang.ny !!
AYAS en mas tita [tipat tahu] sbg saksi nyata !

abs tu , pas ak mkan , kn ak mw ngliat dy .
ehh tnyata dy lgy ngliatin ak gt . :)
hhe . hepii !!!
tpy ak grogi wktu it .
jdiny ak ngliat k arah laen ajj smbil pura* nyariin org .
BEGO dh gw !!

Coca … Coca …
cumak km yg bs bkin ak pgn trbang !!
bnran dh !

F*CKin WEEKEND

kau tau ??
sbtu ni sngguh mmbosankn .

dn kau tau satu hal lgy ??
tumben ak nulis blog s.PENDEK ini .

hhe . :)